Minggu, 11 Desember 2011

Kajian Pokok Ekonomi Makro



Preferensi dan Utilitas
Tingkat kemampuan barang dan jasa dalam memenuhi kebutuhan manusia dinamakan dengan utilitas. Apabila konsumen mengonsumsi barang dalam jumlah yang semakin banyak maka kepuasan totalnya (TU) semakin meningkat namun tambahan kepuasannya (MU) semakin menurun. Masing-masing unit tambahan output yang dikonsumsi akan menambah kepuasan dengan jumlah yang semakin rendah.
Dengan asumsi kesukaan (tastes) dan preferensi tertentu maka dapat dilukiskan dalam kurva indeferen (IC). Kurva indeferen menunjukkan berbagai kombinasi barang X dan Y yang memberikan kepuasan total yang sama. Kurva IC yang terletak semakin jauh dari titik 0 menunjukkan tingkat kepuasan yang semakin tinggi.
Slope kurva IC menunjukkan laju substitusi marjinal (Marginal Rate of Substitution, MRS), yang menunjukkan berapa banyak seseorang bersedia mengurangi konsumsi suatu barang untuk ditukar dengan barang lain supaya tingkat kepuasannya tetap (masih berada dalam kurva indeferen yang sama).
Garis anggaran menunjukkan batas jumlah barang-barang yang dapat dibeli konsumen dalam periode waktu tertentu dan ditentukan oleh tingkat harga dan tingkat pendapatan yang dimiliki. Biasa disebut kendala anggaran (budget constraint).
Kenaikan pendapatan menyebabkan garis anggaran bergeser ke kanan, sejajar dengan garis anggaran semula (karena harga barang X dan Y tidak berubah). Penurunan pendapatan menyebabkan garis anggaran bergeser ke kiri. Kenaikan pendapatan tidak membuat slope garis anggaran berubah. Apabila harga salah satu barang berubah maka garis anggaran akan berotasi, sedangkan slope-nya berubah.
Permintaan Individual
Kepuasan maksimum tercapai pada titik persinggungan antara kurva indiferen dengan garis anggaran. Pada saat itu slope garis anggaran sama dengan slope kurva indiferen. Syarat ini merupakan syarat tercapainya kepuasan maksimum.
Syarat maksimisasi kepuasan adalah , sedangkan slope kurva indiferen, maka . Jadi, untuk maksimisasi dengan kendala anggaran, nilai kepuasan marginal setiap rupiah yang dibelanjakan pada masing-masing barang harus sama.
Apabila pendapatan berubah maka garis anggaran akan bergeser. Pergeseran ini juga akan menghasilkan titik persinggungan antara kurva indiferen dengan garis anggaran. Dengan mengubah tingkat pendapatan berkali-kali dan menemukan keseimbangan konsumen maka kita memperoleh kurva konsumsi pendapatan (income consumption curve, ICC). Kurva ICC merupakan titik-titik persinggungan antara IC dengan garis anggaran atau juga merupakan titik-titik keseimbangan konsumen pada berbagai tingkat pendapatan. Dari kurva ICC ini kita dapat menurunkan kurva Engel.
Kurva Engel menunjukkan pengaruh perubahan pendapatan terhadap pembelian suatu barang. Slope kurva Engel positif menunjukkan bahwa kenaikan pendapatan diikuti kenaikan jumlah barang yang dibeli. Fenomena ini merupakan gambaran barang normal. Kurva Engel yang tegak menggambarkan bahwa perubahan pendapatan relatif lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan jumlah barang yang dibeli. Hal ini menunjukkan bahwa barang tersebut termasuk kelompok barang kebutuhan pokok. Kurva Engel yang semakin landai, menunjukkan kenaikan pendapatan lebih rendah dibandingkan kenaikan
jumlah barang yang dibeli. Kurva seperti ini, menunjukkan bahwa barang yang dibicarakan merupakan barang lux. Kurva Engel mungkin ber-slope negatif, menunjukkan bahwa kenaikan pendapatan diikuti penurunan jumlah barang yang dibeli. Kasus ini terjadi untuk barang inferior.
Apabila kita mengubah harga barang X, namun harga barang Y tetap, pendapatan dan preferensi konsumen tetap, kita dapat menggambar kurva konsumsi harga (price consumption curve, PCC). Kita menganggap bahwa harga barang X berubah berkali-kali, kemudian kita catat titik persinggungan antara kurva IC dengan garis anggaran yang berotasi. Kurva PCC diperoleh dari titik-titik keseimbangan konsumen apabila kita mengubah tingkat harga barang X, sedangkan harga barang Y, pendapatan dan preferensi konsumen tetap. Dari kurva PCC ini kita dapat menurunkan kurva permintaan barang X.
Permintaan Pasar
Permintaan pasar merupakan penjumlahan horizontal dari permintaan individu dari semua konsumen yang ada di pasar. Kurva permintaan pasar menunjukkan berbagai jumlah barang yang diminta di pasar pada suatu waktu tertentu pada berbagai tingkat harga, ceteris paribus.
Elastisitas adalah persentase perubahan jumlah yang diminta akibat perubahan harga atau %DQ/%DP. Elastisitas harga permintaan dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu banyaknya barang pengganti (substitusi), dan waktu yang diberikan kepada konsumen untuk melakukan penyesuaian. Apabila konsumen diberi waktu untuk melakukan penyesuaian maka fungsi permintaan akan semakin elastis.
Elastisitas pendapatan permintaan (income elasticity of demand) menunjukkan persentase perubahan jumlah yang diminta akibat perubahan pendapatan sebesar 1 persen atau (DQ/Q)/(DI/I), di mana I adalah pendapatan. Suatu barang termasuk barang normal apabila memiliki elastisitas pendapatan positif (elastis), dan inferior bila elastisitas pendapatannya negatif. Jika elastisitas pendapatannya positif dan kurang dari 1 maka barang tersebut termasuk kebutuhan pokok, sedangkan apabila elastisitas pendapatan lebih dari 1 termasuk barang lux.
Dua buah barang bisa saling menggantikan (substitusi) maupun saling melengkapi (komplementer). Hubungan ini ditentukan oleh nilai elastisitas silang, yang mengukur persentase perubahan jumlah barang X yang diminta akibat perubahan harga barang Y sebesar I persen atau (DQx/Qx)/(DPy/Py).
Permintaan berpengaruh terhadap penerimaan produsen karena pengeluaran konsumen merupakan penerimaan produsen. Penerimaan total perusahaan (produsen) adalah TR (Total Revenue) = P.Q, di mana P adalah harga per unit produk dan Q adalah banyaknya produk. Penerimaan Marjinal (Marginal Revenue, MR) adalah perubahan penerimaan total karena perubahan jumlah yang dijual (DTR/DQ).
Efek Substitusi dan Efek Pendapatan
Apabila harga suatu barang turun, ada dua kekuatan yang menyebabkan jumlah barang yang diminta berubah, yaitu efek substitusi dan efek pendapatan.
Untuk barang normal, efek pendapatan dan efek substitusi akan mendorong konsumen untuk menambah jumlah barang yang turun harganya.
Untuk barang inferior, efek substitusi akan mendorong konsumen menambah jumlah barang tersebut karena sekarang harganya relatif lebih murah disanding harga barang lain. Efek pendapatan akan berakibat negatif, adanya pendapatan ekstra mendorong konsumen mengurangi pembelian barang yang turun harganya dan berusaha menggantikannya dengan barang yang lebih baik kualitasnya
Apabila harga suatu barang turun, ada dua kekuatan yang menyebabkan jumlah barang yang diminta berubah, yaitu efek substitusi dan efek pendapatan.
Untuk barang normal, efek pendapatan dan efek substitusi akan mendorong konsumen untuk menambah jumlah barang yang turun harganya.
Untuk barang inferior, efek substitusi akan mendorong konsumen menambah jumlah barang tersebut karena sekarang harganya relatif lebih murah disanding harga barang lain. Efek pendapatan akan berakibat negatif, adanya pendapatan ekstra mendorong konsumen mengurangi pembelian barang yang turun harganya dan berusaha menggantikannya dengan barang yang lebih baik kualitasnya.
Teori revealed Preference
Jika sebuah bundel dipilih ketika bundel lain dapat dipilih maka dikatakan bahwa bundel pertama adalah revealed preference terhadap bundel kedua. Jika pilihan konsumen selalu pada sebuah bundel yang paling dipilih dari bundel yang dapat dipilihnya maka berarti pilihan bundel tersebut harus dipilih daripada bundel lainnya yang dapat dipilih (tetapi tidak dipilih). The Weak Axiom of Revealed Preference (WARP) dan the Strong Axiom of Revealed Preference (SARP) adalah kondisi yang harus ditaati konsumen jika konsumen tersebut konsisten terhadap model ekonomi mengoptimalkan pilihan
Tingkat kemampuan barang dan jasa dalam memenuhi kebutuhan manusia dinamakan dengan utilitas. Apabila konsumen mengonsumsi barang dalam jumlah yang semakin banyak maka kepuasan totalnya (TU) semakin meningkat namun tambahan kepuasannya (MU) semakin menurun. Masing-masing unit tambahan output yang dikonsumsi akan menambah kepuasan dengan jumlah yang semakin rendah.
Dengan asumsi kesukaan (tastes) dan preferensi tertentu maka dapat dilukiskan dalam kurva indeferen (IC). Kurva indeferen menunjukkan berbagai kombinasi barang X dan Y yang memberikan kepuasan total yang sama. Kurva IC yang terletak semakin jauh dari titik 0 menunjukkan tingkat kepuasan yang semakin tinggi.
Slope kurva IC menunjukkan laju substitusi marjinal (Marginal Rate of Substitution, MRS), yang menunjukkan berapa banyak seseorang bersedia mengurangi konsumsi suatu barang untuk ditukar dengan barang lain supaya tingkat kepuasannya tetap (masih berada dalam kurva indeferen yang sama).
Garis anggaran menunjukkan batas jumlah barang-barang yang dapat dibeli konsumen dalam periode waktu tertentu dan ditentukan oleh tingkat harga dan tingkat pendapatan yang dimiliki. Biasa disebut kendala anggaran (budget constraint).
Kenaikan pendapatan menyebabkan garis anggaran bergeser ke kanan, sejajar dengan garis anggaran semula (karena harga barang X dan Y tidak berubah). Penurunan pendapatan menyebabkan garis anggaran bergeser ke kiri. Kenaikan pendapatan tidak membuat slope garis anggaran berubah.
Apabila harga salah satu barang berubah maka garis anggaran akan berotasi, sedangkan slope-nya berubah.
Produksi dalam Jangka Pendek
Perusahaan memiliki input tetap dalam jangka pendek dan menentukan berapa banyaknya input variabel yang harus dipergunakan. untuk membuat keputusan, pengusaha akan memperhitungkan seberapa besar dampak penambahan input variabel terhadap produksi total.
Produksi Marginal (MP), yaitu tambahan output karena tambahan input sebanyak satu satuan. Produksi rata-rata (AP) adalah rasio antara total produksi dengan input atau produksi per tenaga kerja. Total Produksi (TP) yaitu jumlah seluruh produk yang dihasilkan.
Law of Diminishing Return, LDR adalah hukum pertambahan hasil yang semakin menurun. Apabila input variabel dipergunakan (ditambahkan) pada input tetap terus-menerus maka hasil yang diperoleh akan semakin rendah dengan semakin banyaknya input variabel yang dipergunakan
Produksi dalam Jangka Panjang
Jangka panjang suatu proses produksi adalah jangka waktu, di mana semua input atau faktor produksi bersifat variabel. Dalam jangka panjang tidak ada input tetap.Berbagai kombinasi input yang menghasilkan tingkat output yang sama digambarkan dengan kurva isokuan (isoquant curve). Bentuk kurva isokuan serupa dengan bentuk kurva indiferen. Semakin ke kanan atas kurva isokuan menunjukkan tingkat output yang semakin tinggi. Demikian sebaliknya, semakin ke kiri bawah semakin rendah tingkat outputnya. Apabila isokuan produsen bergerak ke kanan atas, berarti produsen menaikkan skala produksinya atau melakukan perluasan usaha (ekspansi).
MRTSL for K = Marginal Rate of Technical Substitution L for K adalah laju substitusi marginal L terhadap K secara teknis. MRTS ini menunjukkan apabila produsen menambah satu unit L, berapa unit K dapat, dikurangi (digantikan) tanpa mengurangi tingkat produksi. Secara grafis MRTS ini menunjukkan kemiringan (slope) kurva isokuan.
Return to Scale (RTS) adalah suatu ciri dari fungsi produksi yang menunjukkan hubungan antara perbandingan perubahan semua input (dengan skala perubahan yang sama) dan perubahan output yang diakibatkannya. IRTS: Increasing Return to Scale: tambahan output lebih tinggi dibandingkan dengan tambahan input. DRTS: Decreasing Return to Scale: tambahan output lebih rendah dibandingkan dengan tambahan input. CRTS: Constant Return to Scale: tambahan output sama dengan tambahan input .
Teori Biaya
Produksi merupakan kegiatan mengombinasikan input untuk menghasilkan output secara efisien. Biaya produksi perusahaan diperoleh dari penggunaan input dalam proses produksi dan informasi mengenai harga input. Fungsi biaya menunjukkan biaya minimum yang harus ditanggung oleh pengusaha untuk memproduksi berbagai tingkat output. Fungsi biaya tersebut minimum mengingat bahwa pengusaha bekerja secara efisien.
Biaya eksplisit adalah biaya yang benar-benar dikeluarkan oleh perusahaan untuk membeli atau menyewa input yang dipergunakan dalam proses produksi, termasuk gaji pegawai, sewa tanah atau bangunan, pembelian bahan dan lain-lain. Biaya implisit adalah biaya yang dicerminkan oleh nilai input yang dimiliki dan digunakan sendiri oleh perusahaan di dalam proses produksinya. Perbedaannya adalah perusahaan tidak perlu membayar atas penggunaan input tersebut karena sudah milik sendiri. Meskipun demikian, nilainya perlu diperhitungkan dalam penghitungan biaya. Biaya privat adalah biaya yang ditanggung oleh individu atau perusahaan di dalam proses produksi barang dan jasa. Biaya sosial adalah biaya yang harus ditanggung oleh masyarakat secara keseluruhan, termasuk misalnya biaya polusi akibat kegiatan perusahaan. Biaya sosial ini dapat menjadi biaya privat melalui peraturan pemerintah, misalnya pemerintah mengatur supaya perusahaan memiliki instalasi pengolah limbah.
Berbagai kombinasi input yang membebani perusahaan dengan biaya dalam jumlah yang sama dinamakan isokos (isocost). Untuk meminimumkan biaya produksi sejumlah output tertentu, perusahaan harus memilih kombinasi input yang membebani biaya minimum (Least Cost Combination). Kombinasi ini terjadi pada saat garis isokos menyinggung kurva isokuan.
Dalam jangka pendek karena minimal terdapat satu input yang bersifat tetap maka akan terdapat biaya yang bersifat tetap. Biaya ini dina makan biaya tetap total (Total Fixed Cost, TFC). Biaya-biaya untuk penggunaan input yang bersifat variabel dinamakan biaya variabel total (Total Variable Cost, TVQ). Biaya total, TC = TFC + TVC.
Biaya jangka panjang
Hukum penambahan hasil yang semakin berkurang (Law of Diminishing Return, LDR), yaitu apabila semakin banyak input variabel dipergunakan pada input tetap maka tambahan output semakin lama semakin rendah.
Biaya tetap rata-rata (Average Fixed Cost, AFC) = TFC/Q. Biaya variabel rata-rata (Average Variable Cost, AVC) adalah biaya variabel total dibagi dengan output total, AVC = TVC/Q. Biaya marginal (Marginal Cost, MC) adalah perubahan biaya total dibagi dengan perubahan output yang diproduksi, MC = DTC/DQ. Biaya rata-rata (Average Cost, AC) adalah biaya total dibagi tingkat output yang dihasilkan, AC = TC/Q.
Kenaikan hasil (increasing returns to scale) berarti output meningkat dengan proporsi yang lebih tinggi dibandingkan dengan proporsi kenaikan penggunaan input sehingga biaya per unit output menurun (dengan anggapan harga input tetap). Penurunan hasil (decreasing returns to scale) berarti output meningkat dengan proporsi yang lebih tinggi dibandingkan dengan proporsi kenaikan penggunaan input sehingga biaya per unit output menurun (dengan anggapan harga input tetap). Increasing returns to scale ditunjukkan oleh LAC yang menurun, sedangkan decreasing returns to scale ditunjukkan oleh kurva LAC yang menaik.
Penerimaan total produsen adalah TR (Total Revenue) = P.Q. Kurva biaya total jangka panjang merupakan kumpulan titik-titik minimum biaya jangka pendek. Keseimbangan produsen tercapai apabila kemampuan teknis dan kemampuan ekonomis sama. Isokuan menggambarkan kemampuan (kendala) produsen secara teknis dan isokos menggambarkan kemampuan (kendala) produsen secara ekonomis maka keseimbangan produsen dicapai dengan menggabungkan kemampuan teknis dengan kemampuan ekonomis. Keseimbangan produsen tercapai jika isokuan bersinggungan dengan isokos. Persinggungan isokuan dengan isokos terjadi pada saat slope isokuan sama dengan slope isokos
Perilaku Menghadapi Ketidakpastian
Ketidakpastian merupakan kenyataan yang harus dihadapi oleh pelaku ekonomi, baik itu konsumen maupun produsen. Perilaku konsumen menghadapi ketidakpastian digambarkan oleh hubungan antara pendapatan dan utilitas konsumen. Pendapatan merupakan unsur pokok yang membuat permintaan konsumen menjadi bersifat efektif. Pembelian yang dilaksanakan memungkinkan konsumen menguasai barang yang dapat dikonsumsikannya. Tindakan konsumen ini memberikan utilitas pada konsumen. Dengan demikian, ada hubungan yang khas antara pendapatan dan utilitas. Perilaku konsumen dalam ketidakpastian bisa diamati dengan menggunakan teori probabilitas. Ilmu statistik dapat membantu untuk menghitung besarnya probabilitas.
Dalam menghadapi ketidakpastian perilaku produsen mirip dengan perilaku konsumen. Hal yang membedakan antara keduanya adalah pada pay off dari perilakunya. Apabila konsumen menginginkan utilitas maka produsen menginginkan pay off dalam bentuk pendapatan (revenue).
Ketidakpastian harga
Teori ekonomi mikro mengasumsikan bahwa dalam kepastian dan dengan mengabaikan struktur pasar, tujuan suatu perusahaan adalah untuk memaksimalkan laba (profit) dengan batasan tertentu. Output optimal diperoleh pada saat marjinal cost perusahaan sama dengan marjinal revenue-nya. Jika ketidakpastian terjadi, tidak ada alasan yang dapat dipercayai bahwa prinsip maksimasi dapat dipertahankan.
Dari model Sandmo dan Leland dapat diambil beberapa kesimpulan utama dari teori perusahaan yang beroperasi di bawah ketidakpastian.
1. Jika suatu perusahaan adalah “penghindar/penolak risiko” output optimalnya lebih kecil dari output nyatanya/pada kondisi kepastian (certainty output).
2. Jika suatu perusahaan memperlihatkan penurunan penghindaran risiko absolut, output optimalnya bervariasi berbanding terbalik dengan biaya tetapnya.
3. Jika suatu perusahaan kompetitif memperlihatkan penurunan penghindaran risiko absolut, hal tersebut mempunyai suatu kurva penawaran miring ke atas.
4. Jika suatu perusahaan adalah penghindar/penolak risiko, suatu ekulibrium akan terjadi, bahkan dalam biaya marjinal yang konstan atau menurun.
5. Jika suatu perusahaan adalah penghindar/penolak risiko, ekuilibrium memerlukan adanya profit yang positif.
6. Jika suatu perusahaan memperlihatkan penurunan penghindaran risiko absolut, output optimalnya bervariasi berbanding terbalik dengan tingkat risiko yang dirasakannya;
7. Jika suatu perusahaan memperlihatkan penurunan penghindaran risiko absolut, output optimalnya bervariasi berbanding terbalik dengan biaya variabelnya.
8. Dalam ketidakpastian perusahaan yang kompetitif akan memproduksi output yang lebih tinggi daripada perusahaan non- kompetitif, yang dijual pada tingkat harga yang sama.
oligopoly
Salah satu hal membedakan bentuk oligopoli dengan bentuk organisasi pasar lainnya adalah ketergantungan atau tingginya persaingan di antara perusahaan anggota yang disebabkan oleh sedikitnya anggota. Dalam menentukan kebijakan harga, iklan, diferensiasi produk, dan lain-lain, perusahaan harus memperhitungkan kemungkinan adanya reaksi perusahaan pesaingnya. Perusahaan pesaing dapat menentukan kebijakan balasan dalam bentuk apa pun maka tidak ada model oligopoli yang standar (unik). Masing-masing kemungkinan reaksi dari pesaing merupakan model oligopoli tersendiri.
Model-model oligopoli, yaitu oligopoli model Cournot, oligopoli model Bertrand, oligopoli model Edgeworth, oligopoli model Chamberlain, oligopoli model Sweezy (kinked demand), oligopoli Berkolusi: model Kartel, oligopoli berkolusi, yaitu kepemimpinan harga (price leadership).
Teori oligopoly
Pasar oligopoli bercirikan jumlah penjual sedikit yang membuat persaingan di antara oligopolis menjadi sangat intensif. Oligopoli adalah bentuk struktur pasar yang relatif banyak dalam sektor manufaktur atau industri suatu perekonomian. Beberapa industri oligopoli adalah mobil, rokok, semen, pupuk, penerbangan, dan lainnya. Berdasar jenis barang yang dijual oligopoli dibedakan 2 macam. Jika produknya homogen disebut oligopoli murni (pure oligopoly). Jika produknya berbeda corak disebut oligopoli beda corak (differentiated oligopoly).
Asumsi yang mendasari kondisi di pasar oligopoli adalah pertama, penjual sebagai price maker. Penjual bukan hanya sebagai price maker, tetapi setiap perusahaan juga mengakui bahwa aksinya akan mempengaruhi harga dan output perusahaan lain, dan sebaliknya. Kedua, penjual bertindak secara strategik. Asumsi ketiga, kemungkinan masuk pasar bervariasi dari mudah (free entry) sampai tidak mungkin masuk pasar (blockade), dan asumsi keempat pembeli sebagai price taker. Setiap pembeli tidak bisa mempengaruhi harga pasar.
Menurut Sweezy (1939), salah satu ciri reaksi oligopolis jika terjadi perubahan harga adalah
(1) jika suatu oligopolis menurunkan harga maka oligopolis cenderung juga akan menurunkan harga karena tidak mau kehilangan konsumen dan
(2) jika oligopolis menaikkan harga maka akan kehilangan konsumen karena oligopolis lain tidak menaikkan harga dan akan mendapat tambahan konsumen dengan tanpa melakukan reaksi apapun. Hal ini menyebabkan kurva permintaan yang dihadapi oligopolis merupakan kurva yang patah (kinked demand curve).
Teori Persaingan Monopolistik
Pasar persaingan monopolistik memiliki karakteristik yang sama dengan yang ada dalam persaingan sempurna, kecuali perusahaan menjual produk diferensiasi dan bukannya produk yang homogen.
Teori persaingan monopolistik didasarkan pada 3 asumsi pokok, yang pertama adalah setiap perusahaan memproduksi satu jenis atau satu merek khas dari produk diferensiasi dalam industri. Asumsi yang kedua, dalam pasar industri monopolistik berisi begitu banyak perusa¬haan yang masing-masing saling bersaing secara ketat sehingga masing-masing mengabaikan reaksi yang mungkin timbul dari para pesaingnya bila ia membuat keputusan terhadap harga output-nya. Asumsi ketiga adalah adanya kebebasan untuk masuk dan keluar dari industri.
Perusahaan dalam persaingan monopolistik menghadapi kurva permintaan yang kemiringannya menurun dan dapat menghasilkan keuntungan monopolis dalam jangka pendek. Dalam jangka panjang, perusahaan baru memasuki industri bila keuntungan bisa diperoleh dan titik keseimbangan mensyaratkan setiap perusahaan memperoleh laba sebesar nol. Kurva permintaan setiap perusahaan menyinggung kurva biaya rata-ratanya. Hal ini berarti bahwa setiap perusahaan berproduksi kurang dari tingkat output yang biayanya minimum.
Ada tiga alternatif penting bagi perusahaan persaingan monopolistik dalam melakukan kegiatan usahanya. Jika biaya total sama dengan pendapatan total maka keuntungan ekonomi perusahaan adalah nol. Perusahaan hanya memperoleh keuntungan normal. Apabila harga lebih kecil dibandingkan dengan biaya total rata-rata namun lebih besar dibandingkan biaya variabel rata-rata maka perusahaan mengalami kerugian namun masih mampu meneruskan produksi karena perusahaan akan mengalami kerugian yang lebih besar apabila menghentikan produksi. Sementara jika harga lebih kecil dibandingkan biaya variabel rata-rata maka lebih baik perusahaan memutuskan untuk gulung tikar atau menutup usahannya.
Persaingan monopolistik tidak harus mengakibatkan terjadinya inefisiensi. Meskipun setiap perusahaan berproduksi dengan biaya yang lebih mahal daripada biaya seminimum mungkin, produknya akhirnya akan dinilai oleh konsumen sehingga perlu dipikirkan untuk menambah biaya.
Persaingan Monopolistik
Persaingan monopolistik merupakan gabungan antara persaingan sempurna dan monopoli. Seperti persaingan sempurna, dalam persaingan monopolistik terdapat beberapa penjual, masing-masing penjual terlalu kecil sehingga tidak bisa mempengaruhi penjual lainnya. Perusahaan juga bisa masuk dan keluar dari pasar dengan agak mudah. Namun, seperti dalam monopoli, perusahaan mempunyai kekuatan untuk mempengaruhi harga produknya. Kemampuan ini muncul karena adanya diferensiasi produk.
Dalam jangka pendek, perusahaan dalam persaingan monopolistik mungkin memperoleh laba ekonomis, break even atau merugi. Dalam jangka panjang perusahaan bisa mengubah skala produksinya dan ke luar atau masuk industri. Dalam persaingan monopolistik, perusahaan dapat mengubah karakteristik produk untuk mempengaruhi selera konsumen.
Teori Permainan (Game Theory)
Teori permainan merupakan metode analisis ekonomi mikro pada tingkat menengah mengenai pengambilan keputusan. Dalam pengambilan keputusan terdapat strategi yang bersifat interaktif di antara pelaku-pelaku ekonomi. Proses tersebut dapat dianalisis dalam berbagai model permainan.
Model-model dalam teori permainan, antara lain berikut ini.
1. Model permainan statis dengan informasi lengkap (static games of complete information). Bentuk normal permainan bisa berupa matriks atau tabel. Metode lain untuk melukiskan permainan adalah bentuk ekstensif, yaitu diagram pohon. Setiap strategi dilukiskan sebagai cabang, sedangkan posisi masing-masing pemain dilukiskan sebagai titik simpul.
2. Model permainan dinamis dengan informasi lengkap (dynamic games of complete information). Dalam model ini, diasumsikan kedua pemain mengambil strategi secara bergantian, masing-masing mempunyai informasi yang lengkap, dan hasil yang diperoleh kedua pemain merupakan kombinasi dari strategi yang diambil kedua pemain.
3. Model dynamic games of complete but imperfect information. Dalam model ini, para pemain bergerak dalam satu sequence, semua gerakan diketahui secara umum sebelum gerakan berikutnya dipilih, dan pay-off dari para pemain, dari semua kombinasi gerakan yang feasible telah diketahui secara umum.
3. Dynamic games of incomplete information. Kasus permainan ini sering dijumpai dalam dunia nyata. Dalam model ini terdapat informasi yang tidak simetris di antara para pelaku.
4. Mixed Strategy. Dalam model ini pemain menghadapi dua macam ketidakpastian yaitu ketidakpastian apa strategi yang akan diambil oleh lawan (pesaing) dan ketidakpastian oleh dirinya sendiri dalam arti strategi apa yang akan diambil oleh dirinya sendiri.
5. Two-stages game of complete but imperfect information. dalam model ini perlu dibedakan antara imperfect information dengan incomplete information. Imperfect information digunakan untuk kasus static atau permainan simultan sedangkan incomplete information dipergunakan pada kasus, di mana pemain tidak yakin mengenai pay-off.
Keseimbangan Umum
Suatu perekonomian dikatakan dalam keadaan keseimbangan umum, apabila ada suatu himpunan harga yang dapat menyamakan permintaan dan penawaran sehingga terjadi keseimbangan dalam tiap produk dan faktor pasar serta saling konsisten.
Yang pertama kali mempersoalkan ada atau tidaknya keseimbangan umum itu ialah Leon Walras, akhir abad ke-19.
Secara matematika dapat dibuktikan bahwa titik keseimbangan umum itu memang ada dengan syarat pasar harus kompetitif sempurna.
Ekonomi Kesejahteraan
Kriteria Pareto tak dapat mengevaluasi suatu perubahan yang membuat seseorang sejahtera dan yang lainnya menderita. Oleh karena banyak kebijaksanaan mengenai perubahan cenderung membuat seseorang sejahtera dan lain menderita maka kegunaan criteria Pareto amat terbatas. Keterbatasan ini dicoba untuk dikoreksi oleh Kaldor dengan menggunakan kriteria kompensasi. Oleh yang sejahtera kepada yang menderita.
DAFTAR PUSTAKA
Awh. R.Y. (1976). Microeconomic: Theory and Applications. Santa Barbara: John Wiley & Sons Inc.
Arrow and Debreu. (1954). Econometrica. July 1954.
Catur Sugiyanto. (1995). Ekonomika Mikro, Ringkasan Teori, Soal, Trik, dan Jawaban. Ed. ke-1. Yogyakarta: BPFE.
Quirk and Sapoonik. (1954). Econometrica. July 1954.
Kaldor N. (1939). Welfare Propositions of Economics and Interpersonal Comparisons of Utility. Economic Journal. Vol. 49.
Hicks J.R. (1939). The Foundation of Welfare Economics. Economic Journal Vol. 49.

 sumber : blog

Kamis, 08 Desember 2011

Belajar Bahasa Inggris: Present Perfect Tenses


Halo teman-teman, sekarang saya menulis lagi tentang pelajaran bahasa Inggris yaitu Present Perfect Tenses. Untuk memahaminya cukup mudah berikut ini akan saya beri contoh-contoh situasi dimana kita akan mempergunakan present perfect tenses.
Sebelum masuk ke contoh, berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai present perfect tenses. Present Perfect Tenses digunakan ketika sesorang melakukan sesuatu dalam masa lalu dan masih dalam keadaan yang sama sampai sekarang.
Rumus umum:
Subject + has/have + past participle
ingat, verbs ada 2 macam yaitu regular dan irregular, regular verbs adalah verbs yang pada bentuk lampaunya tinggal ditambah -ed pada akhir verb tersebut, contoh: washed, worked, talked. Sedangkan untuk irregular verbs, bentuk lampaunyadan past participlenya berbeda sama sekali atau sama persis dengan bentuk awalnya, contoh: slept, cut, thought. Contoh-contoh irregular verbs yang sering digunakan dapat dilihat pada tulisan saya yaitu “Daftar Irregular Verbs yang Sering Digunakan”.
1. Gilang kehilangan dompetnya dan ia belum menemukannya sampai sekarang.
“Gilang has lost his wallet. He still hasn’t got it”
Kalimat Present Perfect Tenses pada contoh diatas adalah “Gilang has lost his wallet dan He still hasn’t got it”
2. Fifi diberi tahu jalan menuju ke taman namun di tidak ingat.
“I have told her way to the park, but she has forgotten it”
Kalimat Present Perfect Tenses pada contoh diatas adalah “she has forgotten it” , ia tidak dapat mengingatnya sekarang.
3. Aku sedang mencari Mala.
“Is Mala here?” “No, she’s gone out”
Kalimat Present Perfect Tenses pada contoh diatas adalah “she’s gone out” atau “she has gone out“.
Present Perfect Tenses juga dapat kita gunakan untuk memberi tahu kejadian yang baru saja terjadi, contoh:
1. “Aww, I’ve broken my finger”
“Aduh, aku baru saja mematahkan jariku”
2. “People are screaming and running. There’s been an earthquake in that place” (There has been an earthquake in that place)
“Orang-orang berlarian dan berteriak-teriak. Ternyata baru saja terjadi gempa di daerah itu”
Present Perfect Tenses juga biasa digunakan bersama dengan Just, Already, dan Yet, contoh
1. “Just” dipakai untuk menerangkan kejadian yang benar-benar baru
“Help! Call ambulance, she has just fallen from the roof”
“Tolong panggilkan ambulans, ia baru saja jatuh dari atap”
2. “Already” digunakan untuk menerangkan sesuatu yang terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan. Contoh,
“Don’t forget to do your homework Ben” “I’ve already done it Mom :-) ”
“Jangan lupa mengerjakan PR mu Ben” “Aku telah mengerjakannya Ma :-) ”
3. “Yet” digunakan untuk menerangkan kejadian yang diharapkan akan terjadi. “Yet” digunakan pada kalimat tanya dan kalimat negatif saja.
“Has the Dangdutan over yet?”
“I’ve written the letter, but I haven’t posted it yet.” artinya, saya belum mengirimkan surat tersebut namun surat tersebut akan saya kirimkan suatu saat nanti.
Oke semoga penjelasan saya dapat membantu kalian :-)

Sumber : klikbelajar.com

Kamis, 24 November 2011

Heboh !!! Dapat duit hanya dengan online

Pernahkah anda membayangkan bahwa ketika anda online, anda sudah dibayar per bulan $45, dan yang paling hebatnya anda tidak disuruh untuk melakukan apa apa. Hanya hidupkan komputer dan koneksikan komputer anda dengan internet, dan Gomezpeerzone akan segera menghitung setiap dolar yang anda kumpulkan...

Well, anda mungkin pasti berkata tidak mungkin karena mana ada yang mau membayar hanya dengan online saja, dan inilah buktinya :

ini saya dapatkan dari sahabat blogger saya hilmifirdaus di hilmifirdaus.com dimana dia pun awalnya tidak percaya namun sudah 4 bulan dia mendapatkan uangnya dari Gomezpeerzone.

Masih belum percaya, silahkan anda telusuri di Google atau Search Engine lainnya dengan kata kunci "Apakah Gomezpeerzone scam(penipu)" atau "Bukti Transaksi Pembayaran Gomezpeerzone" dan anda akan mendapatkan jawabannya.

Atau anda mau lihat fb atau twitternya dulu, ne ane kasi alamatnya :

Tunggu apa lagi??????
Silahkan uji coba, langsung daftar aja ya..
Langsung klik aja di sini


Rabu, 23 November 2011

A guide to English pronunciation

Learners often neglect their pronunciation. They think that if they can communicate in English with other students in their class, they will be able to talk with native speakers too. They only realize they were wrong when they go to an English-speaking country and discover that people can't understand them!

In my opinion, pronunciation is one of the most important language skills. You may be proficient at grammar and have a huge vocabulary, but if you pronounce words wrongly, you just won't get understood. And even if you speak in an understandable way, you still have to work on your pronunciation. It's the first thing people notice about your English when you talk to them. They will judge you by the way you speak. If your accent is pleasant, they will enjoy talking to you.
Studying pronunciation will also help you understand English better. If you know how different words are pronounced, you will understand more.
Read Why you should learn English pronunciation on Antimoon.

How to study pronunciation?

English pronunciation can be tricky. For example, the pronunciation of the word put is /put/ (click on the transcription to listen to a recording of the word). But other words which contain these three letters can be pronounced differently! For example, putty (a soft whitish substance used to fix glass into window frames) is pronounced /'p^ti/. The spelling of a word doesn't tell you how to pronounce it. How to learn pronunciation then? Read my advice below.

Learn the phonetic alphabet

Most good dictionaries give you phonetic transcriptions of words. They tell you how the words are pronounced using symbols of International Phonetic Alphabet to represent sounds. Have a look at this entry from the Longman Dictionary of Contemporary English:

How to decipher the transcription of the word cargo in the picture above? The first thing to notice is that there are actually two transcriptions. The first one is the British pronunciation and the second one is the American pronunciation.
A lot of words are pronounced differently in British English and in American English. You have to choose the kind of pronunciation you like most and stick to it.
To understand the symbols used in the transcriptions, download and print this pronunciation table: Phonetic alphabets reference. If you are not sure about the pronunciation of the words in the chart, you can have a look at the version with audio recordings: The sounds of English and the International Phonetic Alphabet.
It's also a good idea to learn the ASCII phonetic alphabet. It helps you type the strange symbols from the IPA using the characters on your keyboard. The transcription of the word dictionary in IPA looks like this:

Using the ASCII phonetic alphabet you can easily key in the transcription:
/'dikS..n..ri/
To remember the correct pronunciation of words, you can use a computer program like SuperMemo.

Dictionaries with audio recordings

If you use a computer dictionary (and I highly recommend you do), choose one that gives you both phonetic transcriptions and audio recordings. Each time you look up a word, read its phonetic transcription. Then listen to the recording and try to imitate it.
BTW, some people argue that they don't need to learn the phonetic alphabet, since they use a computer dictionary with audio recordings. But the problem is that you can't always hear everything perfectly. Phonetic transcriptions show you clearly the sounds used in a particular word. Besides, you can always have a paper dictionary with phonetic transcriptions with you - and with a PC it might sometimes be difficult. :-)

Listen as much as you can

I can't recommend listening enough if you want to improve your pronunciation. Ideally, you should listen to audio recordings every day. Try to memorize parts of recordings, then say them from memory imitating the speakers voice. You may even record yourself and compare the recording of your voice to the original one.
Read more about listening: The importance of reading and listening.

Practise reading aloud

You won't achieve good pronunciation without practice. It's not enough to know the correct pronunciation of words - you need to be able say them quickly. You need to train your brain and your mouth to pronounce English words - it's just like physical training.
Reading aloud will help you achieve fluency in speaking. It will also help you identify the problematic areas - words about whose pronunciation you are unsure or things like the pronunciation of numbers. Whenever you say something incorrectly, check out what is the correct pronunciation.
It's a good idea to read out loud your corrected writing. This way you will practise your pronunciation and memorize the corrections from the text at the same time.

Learn the pronunciation of all the words you use

Whenever you learn a new word, learn its pronunciation, too. It's a terrible thing when you know the word you need, but can't say it because you don't know how to pronounce it.
Practise pronouncing phrases you use often. Learn how to spell your name and how to say your telephone number and e-mail address.

Change the habits that come from your native language

English has borrowed lots of words from other languages - from ancient Latin and Greek to Eskimo and Farsi. It's very likely that English has borrowed some words from your own language, too. And certainly there are plenty of similar words between English and your native language.
However, while the spelling of words that English borrowed from your language can be similar, the pronunciation is almost certainly different. For example, take the German and English pronunciation of the word hamburger.
Straight to the point - try to become independent of your native language. The sooner you forget the habits that come from your mother tongue, the better.

English pronunciation pitfalls

Numbers

The proper pronunciation of numbers in English causes trouble to lots of people. Make sure you know how to pronounce the following properly:
  • 12.4 (twelve point four)
  • 2/3 (two thirds), 4/5 (four fifths), 7/12 (seven over twelve)
  • 22 (two squared), 43 (four cubed), 59 (five to the power of nine)
  • 67% (sixty-seven per cent)
  • 6 m x 10 m (six metres by ten metres)
  • My phone number is 70455. (seven o four double five)
  • The city was founded in 1021. (ten twenty one)
    Shakespeare wrote Hamlet around 1600. (sixteen hundred)
    The company was established in 1901. (nineteen o one)
    Jack first visited Russia in 1993.
    (nineteen ninety-three)
    Poland joined the EU in 2004. (two thousand and four)
  • My father was born during the World War II. (/we:ld wo: 'tu:/, not world war the second)
See also Wikipedia: How to name numbers in English.

Homographs

Homographs are words which are spelled the same but have different meanings and pronunciation.
  • Would you set the VCR to record /ri'ko:d/ The Simpsons for me tonight?
    I spent a lot of time listening to records /'reko:ds/.
  • I can't read /ri:d/ your writing.
    She picked up the letter and read /red/ it.
  • I always use /ju:z/ the same shampoo.
    Try to make good use /ju:s/ of your time.
  • Plants can't live /liv/ without water.
    U2 is singing live /laiv/ on TV tonight.
  • A sudden gust of wind /wind/ blew the paper out of his hand.
    I hate watches that you have to wind /waind/.
  • Can you see me in the photo? I'm in the back row /r..u/ on the left.
    He had just had a row /rau/ with his wife.

Homophones

Homophones are words that sound the same, but have different meanings and spellings. For example when you hear /pein/ you don't know if it's a flat piece of glass (a pane) or an unpleasant sensation (pain). You have to work it out from the context.
  • aloud/allowed = /..'laud/
    You're not allowed to talk during the test.
    Read this passage aloud.
  • faze/phase = /feiz/
    Mark was embarrassed, but it didn't faze Steve a bit.
    The project is only in the initial phase as yet, but it's looking quite promising.
  • flu/flew = /flu:/
    She couldn't go because she had flu.
    The window suddenly flew open.
  • knew/new = /nju:/
    No one knew where Jackie was.
    Have you seen their new baby?
  • meat/meet = /mi:t/
    I don't eat meat.
    Let's meet for dinner.
  • our/hour = /au../
    You can stay at our house.
    The exam lasted an hour and a half.
  • pane/pain = /pein/
    I watched the rain as it pounded against the window pane.
    He felt a sharp pain in his stomach.
  • sole/soul = /s..ul/
    There is a hole in the sole of my shoe.
    She knew in her soul that Jim was never going to change.
  • some/sum = /s^m/
    I've got to do some more work before I can go out.
    My aunt left me a small sum of money when she died.
  • weak/week = /wi:k/
    She felt weak with emotion at the sight of him.
    I go to the cinema about once a week.
  • weather/whether = /'weTH../
    What will the weather be like tomorrow?
    She asked me whether I was interested in working for her.

Word commonly mispronounced

These words cause trouble to many learners. Make sure you know how to pronounce them properly!
  • apostrophe = /..'postr..fi/
  • comb = /k..um/
  • comfortable = /'k^mft..b..l/
  • hiccough = /'hik^p/
  • knowledge = /'nolidZ/
  • mountain = /'mauntIn/
  • muscle = /'m^s..l/
  • pseudonym = /'sju:d..nim/
  • psychology = /sai'kol..dZi/, psychiatry = /sai'kai..tri/
  • receipt = /ri'si:t/
  • subtle = /'s^tl/
  • whistle = /'wis..l/

sumber : english.hb.pl

Sejarah Kong Hu Cu

Sejarah Kong Hu Cu October 18th, 2011 by admin | Posted under Unik. 0 inShare Sejarah Kong Hu Cu 212x300 Sejarah Kong Hu CuLahir sekitar tahun 551 SM di kota kecil Lu, kini masuk wilayah propinsi Shantung di timur laut daratan Cina. Dalam usia muda ditinggal mati ayah, membuatnya hidup sengsara di samping ibunya. Waktu berangkat dewasa dia jadi pegawai negeri kelas teri tapi sesudah selang beberapa tahun dia memutuskan mendingan copot diri saja. Sepanjang enam belas tahun berikutnya Kong Hu-Cu jadi guru, sedikit demi sedikit mencari pengaruh dan pengikut anutan filosofinya. 

Menginjak umur lima puluh tahun bintangnya mulai bersinar karena dia dapat kedudukan tinggi di pemerintahan kota Lu. Sang nasib baik rupanya tidak selamanya ramah karena orang-orang yang dengki dengan ulah ini dan ulah itu menyeretnya ke pengadilan sehingga bukan saja berhasil mencopotnya dari kursi jabatan tapi juga membuatnya meninggalkan kota. Tak kurang dari tiga belas tahun lamanya Kong Hu-Cu berkelana ke mana kaki melangkah, jadi guru keliling, baru pulang kerumah asal lima tahun sebelum wafatnya tahun 479 SM. 

Kong Hu-Cu kerap dianggap selaku pendiri sebuah agama; anggapan ini tentu saja meleset. Dia jarang sekali mengkaitkan ajarannya dengan keTuhanan, menolak perbincangan alam akhirat, dan mengelak tegas setiap omongan yang berhubungan dengan soal-soal metaflsika. Dia -tak lebih dan tak kurang- seorang filosof sekuler, cuma berurusan dengan masalah-masalah moral politik dan pribadi serta tingkah laku akhlak. Ada dua nilai yang teramat penting, kata Kong Hu-Cu, yaitu “Yen” dan “Li:” “Yen” sering diterjemahkan dengan kata “Cinta,” tapi sebetulnya lebih kena diartikan “Keramah-tamahan dalam hubungan dengan seseorang.” “Li” dilukiskan sebagai gabungan antara tingkah laku, ibadah, adat kebiasaan, tatakrama dan sopan santun. 

Pemujaan terhadap leluhur, dasar bin dasarnya kepercayaan orang Cina bahkan sebelum lahirnya Kong Hu-Cu, lebih diteguhkan lagi dengan titik berat kesetiaan kepada sanak keluarga dan penghormatan terhadap orang tua. Ajaran Kong Hu-Cu juga menggaris bawahi arti penting kemestian seorang istri menaruh hormat dan taat kepada suami serta kemestian serupa dari seorang warga kepada pemerintahannya. Ini agak berbeda dengan cerita-cerita rakyat Cina yang senantiasa menentang tiap bentuk tirani. Kong Hu-Cu yakin, adanya negara itu tak lain untuk melayani kepentingan rakyat, bukan terputar balik. 

Tak jemu-jemunya Kong Hu-Cu menekankan bahwa penguasa mesti memerintah pertama-tama berlandaskan beri contoh teladan yang moralis dan bukannya lewat main keras dan kemplang. Dan salah satu hukum ajarannya sedikit mirip dengan “Golden Rule” nya Nasrani yang berbunyi “Apa yang kamu tidak suka orang lain berbuat terhadap dirimu, jangan lakukan.” Pokok pandangan utama Kong Hu-Cu dasarnya teramat konservatif. Menurut hematnya, jaman keemasan sudah lampau, dan dia menghimbau baik penguasa maupun rakyat supaya kembali asal, berpegang pada ukuran moral yang genah, tidak ngelantur. Kenyataan yang ada bukanlah perkara yang mudah dihadapi. Keinginan Kong Hu-Cu agar cara memerintah bukan main bentak, melainkan lewat tunjukkan suri teladan yang baik tidak begitu lancar pada awal-awal jamannya. Karena itu, Kong Hu-Cu lebih mendekati seorang pembaharu, seorang inovator ketimbang apa yang sesungguhnya jadi idamannya. 

Kong Hu-Cu hidup di jaman dinasti Chou, masa menyuburnya kehidupan intelektual di Cina, sedangkan penguasa saat itu tidak menggubris sama sekali petuah-petuahnya. Baru sesudah dia wafatlah ajaran-ajarannya menyebar luas ke seluruh pojok Cina. Berbetulan dengan munculnya dinasti Ch’in tahun 221 SM, mengalami masa yang amat suram. Kaisar Shih Huang Ti, kaisar pertama dinasti Ch’ing bertekat bulat membabat habis penganut Kong Hu-Cu dan memenggal mata rantai yang menghubungi masa lampau. Dikeluarkannya perintah harian menggencet lumat ajaran-ajaran Kong Hu-Cu dan menggerakkan baik spion maupun tukang pukul dan pengacau profesional untuk melakukan penggeledahan besar-besaran, merampas semua buku yang memuat ajaran Kong Hu-Cu dan dicemplungkan ke dalam api unggun sampai hancur jadi abu. Kebejatan berencana ini rupanya tidak juga mempan. 

Tatkala dinasti Ch’ing mendekati saat ambruknya, penganut-penganut Kong Hu-Cu bangkit kembali bara semangatnya dan mengobarkan lagi doktrin Kong Hu-Cu. Di masa dinasti berikutnya (dinasti Han tahun 206 SM – 220 M). Confucianisme menjadi filsafat resmi negara Cina. Mulai dari masa dinasti Han, kaisar-kaisar Cina setingkat demi setingkat mengembangkan sistem seleksi bagi mereka yang ingin jadi pegawai negeri dengan jalan menempuh ujian agar yang jadi pegawai negeri jangan orang serampangan melainkan punya standar kualitas baik ketrampilan maupun moralnya. Lama-lama seleksi makin terarah dan berbobot: mencantumkan mata ujian filosofi dasar Kong Hu-Cu. 

Berhubung jadi pegawal negeri itu merupakan jenjang tangga menuju kesejahteraan material dan keterangkatan status sosial, harap dimaklumi apabila di antara para peminat terjadi pertarungan sengit berebut tempat. Akibat berikutnya, ber generasi-generasi pentolan-pentolan intelektual Cina dalam jumlah besar-besaran menekuni sampai mata berkunang-kunang khazanah tulisan-tulisan klasik Khong Hu-Cu. Dan, selama berabad-abad seluruh pegawai negeri Cina terdiri dari orang-orang pandangannya berpijak pada filosofi Kong Hu-Cu. 

Sistem ini (dengan hanya sedikit selingan) berlangsung hampir selama dua ribu tahun, mulai tahun 100 SM sampai 1900 M. Tapi, Confucianisme bukanlah semata filsafat resmi pemerintahan Cina, tapi juga diterima dan dihayati oleh sebagian terbesar orang Cina, berpengaruh sampai ke dasar-dasar kalbu mereka, menjadi pandu arah berfikir selama jangka waktu lebih dari dua ribu tahun. Ada beberapa sebab mengapa Confucianisme punya pengaruh yang begitu dahsyat pada orang Cina. Pertama, kejujuran dan kepolosan Kong Hu-Cu tak perlu diragukan lagi. Kedua, dia seorang yang moderat dan praktis serta tak minta keliwat banyak hal-hal yang memang tak sanggup dilaksanakan orang. 

Jika Kong Hu-Cu kepingin seseorang jadi terhormat, orang itu tidak usah bersusah payah menjadi orang suci terlebih dahulu. Dalam hal ini, seperti dalam hal ajaran-ajarannya yang lain, dia mencerminkan dan sekaligus menterjemahkan watak praktis orang Cina. Segi inilah kemungkinan yang menjadi faktor terpokok kesuksesan ajaran-ajaran Kong Hu-Cu. Kong Hu-Cu tidaklah meminta keliwat banyak. Misalnya dia tidak minta orang Cina menukar dasar-dasar kepercayaan lamanya. Malah kebalikannya, Kong Hu-Cu ikut menunjang dengan bahasa yang jelas bersih agar mereka tidak perlu beringsut. Tampaknya, tidak ada seorang filosof mana pun di dunia yang begitu dekat bersentuhan dalam hal pandangan-pandangan yang mendasar dengan penduduk seperti halnya Kong Hu-Cu. 

Confucianisme yang menekankan rangkaian kewajiban-kewajiban yang ditujukan kepada pribadi-pribadi ketimbang menonjolkan hak-haknya -rasanya sukar dicerna dan kurang menarik bagi ukuran dunia Barat. Sebagai filosofi kenegaraan tampak luar biasa efektif. Diukur dari sudut kemampuan memelihara kerukunan dan kesejahteraan dalam negeri Cina dalam jangka waktu tak kurang dari dua ribu tahun, jelaslah dapat disejajarkan dengan bentuk-bentuk pemerintahan terbaik di dunia. Gagasan filosofi Kong Hu-Cu yang berakar dari kultur Cina, tidaklah berpengaruh banyak di luar wilayah Asia Timur. Di Korea dan Jepang memang kentara pengaruhnya dan ini disebabkan kedua negeri itu memang sangat dipengaruhi oleh kultur Cina. 

Saat ini Confucianisme berada dalam keadaan guram di Cina. Masalahnya, pemerintah Komunis berusaha sekuat tenaga agar kaitan alam pikiran penduduk dengan masa lampau terputus samasekali. Dengan gigih dan sistematik Confucianisme digempur habis sehingga besar kemungkinan suatu saat yang tidak begitu jauh Confucianisme lenyap dari bumi Cina. Tapi karena di masa lampau, akar tunggang Confilcianisme begitu dalam menghunjam di bumi Cina, bukan mustahil -entah seratus atau seratus lima puluh lahun yang akan datang – beberapa filosof Cina sanggup mengawinkan dua gagasan besar: Confucianisme dan ajaran ajaran Mao Tse-Tung.

Senin, 21 November 2011

Panduan Bisnis Internet

Siapa bilang internet tidak dapat menghasilkan uang??
Kalau anda masih berpikir demikian buang jauh jauh pemikiran anda...
Ayo rebut dolar dan rupiah yang bertebaran di dunia maya...
Langsung saja kita bahas apa saja yang diperlukan dalam bisnis online..
1. Tentunya anda harus punya komputer donk, yaah minimal anda menguasai atau masih melalui warnet sekalipun it's ok..

2. Anda harus sabar dan selalu berusaha untuk update...

3. Anda jangan buru-buru melihat banyaknya iklan yang mengajak anda untuk menghasilkan jutaaan dalam per minggu.

4. Nah yang keempat anda harus punya blog. Udah tau kan apa itu blog? kalau belum klik aja di sini. dengan blog kita dapat saling berbagi informasi dan menuangkan ide serta pikiran kita ke dalam bentuk tulisan. Ada banyak penyedia jasa blog, yang paling terkenal itu adalah blogspot dan wordpress.

5. Kalau anda sudah punya blog isilah blog anda dengan tulisan anda, ataupun copy paste juga boleh, tapi jangan keseringan, karena jika anda keseringan copy paste algoritma pihak penyedia blog seperti mbah Google akan membaca anda sebagai Spammers, dan berujung pada dihapusnya blog anda baik secara temporary maupun permanen.

6. Nah kalau anda copy paste ya minimal anda ubahlah isinya sedikit, dengan perbandingan 70:30

7. Usahakan anda menyertakan sumber copy paste anda. Ini adalah tata krama dalam dunia maya. 

8. Buatlah akun webhosting anda. Da tau apa arti webhosting??? contoh seperti ini, anda punya file dalam bentuk pdf, selanjutnya anda simpan di hosting, nah orang yang ingin mendownload file anda tinggal anda tujukan ke alamat hosting tempat anda menyimpan file tsb.

Ada banyak hosting lokal maupun non lokal. Saya menyarankan anda menggunakan Ziddu, karena file storage yang tidak terbatas dan kecepatan yang lumayan. Untuk mendaftar cukup klik di sini saja


Minggu, 20 November 2011

Mengenal Kriptografi

Kriptografi???? Sebenarnya saya memposting tulisan ini semata mata terinspirasi dari sebuah film yang menceritakan tentang seorang hacker yang menguasai kriptografi dengan spesialisasi kriptografi linier yang disewa polisi untuk melawan musuh yang juga menguasai komputer. Iseng iseng saya surfing di internet mencari tau apa pengertian kriptografi dan inilah dia...
 
Kriptografi (cryptography) berasal dari bahasa Yunani, terdiri dari dua suku kata yaitu kripto dan graphia. Kripto artinya menyembunyikan, sedangkan graphia artinya tulisan.
Secara umum kriptografi adalah ilmu dan seni untuk menjaga kerahasiaan beritabruce Schneier - Applied Cryptography].  
Alat Kriptografi yang dipakai di Jerman saat Perang Dunia II
Kriptografi adalah ilmu yang mempelajari teknik-teknik matematika yang berhubungan dengan aspek keamanan informasi seperti kerahasiaan data, keabsahan data, integritas data, serta autentikasi data [A. Menezes, P. van Oorschot and S. Vanstone, 1996 - Handbook of Applied Cryptography].
  1. Kerahasiaan, menjaga isi informasi dari siapapun, kecuali yang memiliki otoritas atau kunci yang dipertukarkan.
  2. Integritas data, keutuhan data dari upaya mencegahan terhadap manipulasi, penyisipan ataupun penghapusan data oleh pihak-pihak yang tidak berhak.
  3. Autentikasi, identifikasi/pengenalan entitas, kerennya dikenal dengan handshaking.
  4. Non Repudiasi, pencegahan terhadap penyangkalan suatu informasi oleh sipengirim.
Content informasi / pesan umumnya dapat disadap oleh pihak lain yang tidak berhak untuk mengetahuinya. Maka dari itu, sebaiknya informasi tersebut diubah dulu  menjadi suatu kode yang tidak dapat dimengerti oleh pihak lain. Serunya, banyak sekali teknik-teknik yang digunakan untuk melakukannya.
Berikut istilah yang sering dipakai :
Enkripsi adalah sebuah proses penyandian yang melakukan perubahan suatu kode (pesan) yang semula bisa dimengerti (plainteks) menjadi suatu kode yang tidak dapat dimengerti (cipherteks). Sedangkan proses kebalikannya untuk mengubah cipherteks menjadi plainteks disebut dekripsi. Proses enkripsi dan dekripsi memerlukan suatu mekanisme (protokol kriptografi) dan kunci tertentu (simetrik/asimetrik).

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international voip calls